JAKARTA – Pemerintah tidak tertarik menerbitkan obligasi dengan masa jatuh tempo 30 tahun karena investor meminta imbal hasil yang terlalu tinggi. Atas dasar itu, Kementerian Keuangan membatalkan rencana penerbitan obligasi berdenominasi dollar AS bertenor 30 tahun pada 13 Januari 2010 dan memilih hanya menerbitkan satu seri saja, yakni yang bertenor 10 tahun.
Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Kamis (14/1).
(more…)
