Posts Tagged ‘presiden’

Suarez: Inter Harus Beli Messi!

Friday, February 12th, 2010
Suarez: Inter Harus Beli Messi!

MILAN – Mantan pemain dan pelatih Inter Milan, Luis Suarez, berharap agar suatu hari nanti mantan klubnya itu membeli penyerang Barcelona, Lionel Messi.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Presiden Inter, Massimo Moratti, merupakan penggemar berat Messi. Karena itulah, Suarez mendukung langkah Morrati untuk meminang Messi dari “El Barca” di masa depan nanti.
(more…)

Iran Menunggu Sanksi Baru

Sunday, December 6th, 2009
Iran Menunggu Sanksi Baru

TEHERAN – Tidak hanya akan membangun 10 fasilitas pengayaan uranium yang baru, Iran bahkan mengaku membutuhkan 20 fasilitas baru untuk mencukupi kebutuhan bahan baku nuklir.

Barat pun semakin berang karena rencana Teheran itu tidak hanya mengabaikan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) tapi resolusi Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Amerika Serikat (AS) lantas menggalang dukungan internasional untuk sanksi baru terhadap Iran pada Januari mendatang.
(more…)

Menanti di Kolong Jembatan…

Saturday, September 5th, 2009
Menanti di Kolong Jembatan…

Faktanya kini, baru 600-an kilometer jalan tol terbangun dari rencana pemerintah membangun 1.600 km jalan tol. Ambisi pemerintah membangun jaringan Tol Trans-Jawa dari Jakarta ke Surabaya juga gagal diwujudkan tahun 2009/2010. Industri jalan tol Indonesia memang sedang terpuruk. Bagaimana caranya bangkit dari kematian?

Sungguh memprihatinkan, menyaksikan perkembangan jalan tol di Indonesia. Pembangunannya sungguh lamban, bahkan bila dibandingkan Malaysia. Negara tetangga itu hingga kini telah membangun lebih dari 6.000 km highway, atau jaringan jalan sekelas jalan tol di Indonesia.
(more…)

Obama Khawatirkan Lonjakan Pengangguran di AS

Sunday, July 19th, 2009
Obama Khawatirkan Lonjakan Pengangguran di AS

WASHINGTON — Presiden AS Barack Obama menolak memprediksi hingga seberapa besar jumlah pengangguran di AS. Namun, Obama memperkirakan, angka pengangguran ini akan terus memburuk saat isyarat pemulihan ekonomi AS belum dapat menjamin penyerapan tenaga kerja.

“Belum diketahui pasti seberapa besar lapangan kerja berpotensi menyerap tenaga kerja,” ujar Obama saat akan menuju Michigan, wilayah dengan kondisi ekonomi yang terkena dampak terburuk dari krisis keuangan. “Ekspektasi saya adalah kemungkinan jumlah pengangguran akan terus bertambah dalam beberapa bulan mendatang.”

Tingkat pengangguran di AS telah mencapai 9,5 persen atau tertinggi dalam 26 tahun terakhir. Lewat keterangan pers yang disampaikan di Gedung Putih, Obama menerangkan bahwa stabilisasi pasar keuangan telah memungkinkan sejumlah bank untuk kembali mengucurkan kredit dan beberapa usaha kecil tetap bergeliat.

Namun, Obama menjelaskan, pemerintahnya sadar bahwa faktor terpenting adalah, apakah para tenaga kerja itu mendapatkan bayaran yang layak. Lebih dari 2 juta warga AS telah kehilangan pekerjaan sejak Kongres meloloskan paket stimulus ekonomi senilai 787 miliar dollar AS yang diajukan oleh Obama. Menurut Obama, tanpa intervensi pemerintahnya itu, negara bagian, seperti Michigan, akan mengalami kondisi lebih buruk karena harus memecat lebih banyak tenaga guru, petugas pemadam kebakaran, dan mereka dari profesi lainnya.

Gedung Putih telah dikritik karena terlalu optimistis dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja. Tepat 10 hari sebelum menjabat, penasihat ekonomi terkemuka Obama mengeluarkan sebuah laporan yang memprediksi tingkat pengangguran akan tetap berada pada 8 persen atau di bawah angka tersebut tahun ini apabila rancangan stimulus ekonomi diloloskan oleh Kongres.