Posts Tagged ‘perdagangan’

Masih Ada Ancaman “Profit Taking”

Tuesday, November 24th, 2009
Masih Ada Ancaman “Profit Taking”

JAKARTA – Ancaman profit taking (ambil untung) masih membayangi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia hari ini.

“Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed ditengah ancaman berlanjutnya profit taking. Kisaran support-resistance hari ini 2.440-2.489,” sebut analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.
(more…)

Rupiah Menguat, Saham Berat

Monday, November 9th, 2009
Rupiah Menguat, Saham Berat

JAKARTA – Saham-saham bergerak fluktiatif selama perdagangan sesi pertama di Bursa Efek Indonesia Senin (9/11). Indeks Harga Saham Gabungan sesi pertama akhirnya ditutup naik tipis 0,01 persen pada 2.395,334.

Sektor miscellaneous industry dan perdagangan menjadi penopang indeks keluar dari zona merah.
(more…)

Awal Perdagangan, IHSG Tergelincir

Monday, November 9th, 2009
Awal Perdagangan, IHSG Tergelincir

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia Seni (9/11) pagi tergelincir di zona merah, sempat dibuka naik.

Pukul 09.43 waktu JATS, IHSG sesi pertama melemah 0,41 persen, atau 9,769 poin menjadi 2.385,337. Sektor pertambangan dan infrastrutur menjadi pemberat utama indeks di awal sesi ini.

Sementara indeks Kompas100 juga melemah 0,42 persen, kemudian indeks LQ45 dan Jakarta Islamic Index sama-sama terkoreksi 0,49 persen.

Menguji Kedigdayaan Stimulus Triliunan Dollar

Saturday, July 18th, 2009
Menguji Kedigdayaan Stimulus Triliunan Dollar

Perekonomian global mulai memasuki periode paling kritis dari krisis ekonomi yang berepisentrum di Amerika Serikat. Untuk meredam krisis, sejumlah negara secara kolektif telah atau berencana menggelontorkan paket stimulus fiskal senilai triliunan dollar AS. Suku bunga secara global juga sudah berada di titik terendah sejak beberapa dekade terakhir.

Namun, semua itu belum mampu membalikkan ekspektasi negatif dan membawa krisis global ke titik dasarnya.

Situasi dewasa ini, seperti digambarkan Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia Pascal Lamy, bisa dilukiskan hanya dengan dua kata: pesimisme dan ketakutan. Pekerja ketakutan akan kehilangan pekerjaan. Pelaku usaha ketakutan tak akan mendapatkan kredit untuk membiayai kegiatan usahanya. Pemerintah ketakutan penurunan tajam perdagangan akan melumpuhkan mesin pertumbuhan.

Kepercayaan bisnis dan konsumen berada pada titik terendah. Sektor keuangan dan perekonomian dipenuhi oleh zombie, lembaga-lembaga keuangan dan korporasi raksasa yang secara teknis sudah bangkrut dan hidup dari suntikan besar dana pemerintah atau bank sentral.

Kondisi ekonomi global terus memburuk sejak krisis kredit macet perumahan (subprime mortgage) menyeruak di AS, Juli 2007. Perekonomian dunia nyaris tak bergerak, diperkirakan hanya tumbuh 0,5 persen tahun ini, dengan perekonomian negara maju tumbuh negatif 2 persen dan negara-negara berkembang positif 3,3 persen.
(more…)