Posts Tagged ‘pemasaran’

Rezeki dari Tusuk Sate

Tuesday, January 19th, 2010
Rezeki dari Tusuk Sate

PURWAKARTA – Warung Makan Sate Maranggi Cibungur yang terdapat di Jalan Raya Cibungur Purwakarta sudah 20 tahun bertahan. Hingga saat ini, nama warung sate ini sudah dikenal luas.  Media cetak dan elektronik pernah melirik warung makan ini sebagai tempat makan pilihan.

Menurut Yeti sang pemilik warung sate, tidak ada yang istimewa dari cara pemasaran yang dilakukan untuk usahanya.  Ia sangat terbantu dengan sistem promosi dari mulut ke mulut untuk usaha keluarga yang diturunkan oleh orang tuanya 20 tahun lalu itu.
(more…)

Mobile Karena Konsumen Mobile

Sunday, November 22nd, 2009
Mobile Karena Konsumen Mobile

Sejak dahulu, manusia sudah dikaruniai dengan kemampuan sekaligus kebutuhan mobilitas yang tinggi. Dengan beragam alasan kita senantiasa bergerak dan berpindah tempat, entah didorong oleh kebutuhan ekonomi, sosial, ataupun spiritual. Fakta ini disadari pula oleh para marketer. Beragam marketing tools pun diciptakan untuk “mengimbangi” pergerakan konsumen yang tidak bisa diam.

Contoh yang sangat menarik adalah program komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Nike untuk mengkampanyekan “Nike iD”, sepatu yang bisa di-customize pilihan warnanya oleh pelanggan. Apa media yang digunakan? Salah satunya adalah: billboard. Nike memasang sebuah papan raksasa berisi gambar sepatu di New York Times Square. Namun billboard ini bukan sekedar papan iklan yang hanya bisa dipandang.
(more…)

Usaha Manisan Mangga Cirebon

Friday, October 16th, 2009
Usaha Manisan Mangga Cirebon

Melimpahnya buah mangga di Cirebon merupakan sumber produk makanan olahan yang kaya rasa. Salah satunya, manisan mangga buatan keluarga Handrawati (45) yang menjadi oleh-oleh khas dari ”Kota Udang” ini.

Tak banyak orang tahu, sebagian manisan mangga yang dibeli wisatawan di toko oleh-oleh di Kota Cirebon itu berasal dari sebuah rumah sederhana di Jalan Garuda, Kota Cirebon.
(more…)

Ternyata Hanya 10 Persen yang Layak Disebut Waralaba

Friday, October 16th, 2009
Ternyata Hanya 10 Persen yang Layak Disebut Waralaba

YOGYAKARTA – Kesadaran pemilik usaha untuk menaikkan status usahanya dari peluang usaha menjadi waralaba masih rendah. Meski belum bisa disebut sebagai waralaba, sekitar 90 persen pemilik peluang usaha yang sudah berani beroperasi layaknya sebuah waralaba sehingga berpotensi merugikan investor .

Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar mengatakan, peluang usaha (business opportunity) terus bermunculan. Saat ini, jumlah peluang usaha yang beroperasi di Indonesia mencapai 850 unit. Dari jumlah itu, baru sekitar 10 persen yang layak disebut sebagai waralaba (franchise).
(more…)