Posts Tagged ‘negara maju’

Dampak Positif Internet bagi si Kecil

Sunday, July 26th, 2009
Dampak Positif Internet bagi si Kecil

INTERNET tak selamanya berdampak buruk bagi anak. Dengan batasan-batasan tertentu, internet akan membuat anak memiliki wawasan yang lebih luas.

Bermain game dan surving di dunia maya sudah menjadi kegiatan Ivander Alexius, 13, setiap hari setibanya dari sekolah. Dimulai pukul 2 siang sampai pukul 4 sore, Ivan sibuk sendiri. Bagi Ivan, internet sudah menjadi kesehariannya saat ini. “Aku suka main game depan komputer, kadang aku juga buka-buka Facebook yang sudah kupunya dari aku lulus SD kemarin,” papar anak yang baru saja memasuki kelas 1 SMP ini.

Internet bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi setiap orang. Hampir setiap saat, komunikasi tersambung dengan internet terutama mereka yang sudah bekerja. Bahkan pada zaman sekarang ini, anak-anak pun lihai bermain internet. Dalam suatu hasil riset terbaru dari Symantec, perusahaan keamanan jaringan dan antivirus Norton, menunjukkan bahwa orangtua ratarata menghabiskan waktu 89 jam dalam sebulan di internet. Sementara anak-anak juga sangat tinggi tidak kurang dari 39 jam sebulan.
(more…)

Industri Asuransi Jiwa Tetap Optimistis

Monday, July 20th, 2009
Industri Asuransi Jiwa Tetap Optimistis

JAKARTA — Industri asuransi jiwa diperkirakan akan bertumbuh pesat, demikian halnya dengan agen penjual asuransi. Sampai tahun 2012, diperkirakan agen penjual asuransi jiwa mencapat 500 orang.

“Sekarang jumlah agen asuransi jiwa yang ada sebanyak 330 agen, jika kondisi ekonomi semakin membaik, maka tahun 2012 agen asuransi jiwa dapat meningkat menjadi 500 orang,” terang Evelina F Petruscha, Ketua Umum Asuransi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), di Jakarta, Kamis (2/7).

Untuk aset, kata dia, diperkirakan juga akan meningkat, pada tahun 2014 aset asuransi jiwa diprediksi akan menyentuh angka Rp 500 triliun. “Di negara maju asetnya sepertiga dari aset perbankan, jika pada tahun 2014 jumlah aset perbankan adalah Rp 16.000 triliun maka aset asuransi jiwa sebesar Rp 500 triliun,” jelasnya.
(more…)