JAKARTA - Partai Golongan Karya menolak pilihan solusi pembentukan tim pencari fakta (TPF) dan gelar perkara oleh Kepolisian RI, menyusul perseteruan yang kian meruncing antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Seperti diwartakan, perseteruan Polri-KPK itu berujung pada penahanan Wakil Ketua KPK (nonaktif), Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah, yang memicu kemarahan serta protes keras dari banyak kalangan masyarakat sipil. Minggu (1/11) malam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memanggil empat orang tokoh dalam pertemuan tertutup di Wisma Negara, yang menghasilkan tiga pilihan solusi terhadap kasus tersebut.
(more…)
