Posts Tagged ‘bisa’
Sunday, July 26th, 2009
UNTUK mencerdaskan anak, berbagai cara dilakukan orangtua. Salah satunya adalah memasukkan mereka ke sekolah (preshool) sejak masih balita.
Namun, ternyata hal tersebut tidak perlu dilakukan karena orangtua bisa mengasuh dan tetap bisa mencerdaskan anak walaupun di rumah. Untuk ibu yang mendidik anaknya di rumah, dapat menggunakan cara-cara kreatif yang menstimulasi si anak.
“Cari alat stimulasi yang mudah. Misalnya menstimulasi bunyi-bunyian dari peralatan kaca, atau menggunakan jari-jari tangan untuk berkomunikasi dengan cara unik, lucu, dan menarik bagi anak,” tutur psikolog anak, Dr Rose Mini AP Mpsi.
Dia juga menuturkan bahwa pada dasarnya bagi anak-anak, bermain merupakan suatu kegiatan yang disenangi anak tanpa adanya keterpaksaan, dan merupakan cara belajar yang paling alami serta dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak.
(more…)
Tags: bisa, bunyi, cara belajar, cara cara, cerdas, dapat, kaca, karena, lucu, mencerdaskan anak, mpsi, namun, orangtua, persen, preshool, psikolog, rumah, sekaligus, tirai, tutur
Posted in Keluarga | No Comments »
Sunday, July 26th, 2009
SETIAP orang berhak punya cita-cita yang mencerminkan keinginan, harapan, dan perwujudan prinsip. Walau kerap berubah, biarkan anak Anda memiliki cita-cita. Seperti apa cita-citanya? Menjadi dokter, guru, polisi, insinyur.
Demikian jawaban standar yang kerap dilontarkan ketika anak ditanyai tentang cita-citanya. Umumnya anak-anak usia TK dan awal SD belum paham betul makna cita-citanya. Ada yang sekadar ikut-ikutan temannya, ingin seperti orangtuanya, atau karena kagum pada tokoh atau figur profesi tertentu.
Sebagai contoh, anak yang ingin menjadi musisi atau pelukis mungkin dikarenakan orangtuanya juga seorang musisi atau pelukis; anak yang bercita-cita menjadi guru atau dokter karena menganggap guru itu pintar dan dokter itu bisa menyembuhkan penyakit; atau anak yang ingin menjadi polisi atau insinyur sebab menurutnya polisi itu gagah, sedangkan insinyur bisa membangun gedung-gedung tinggi.
Ya, cita-cita anak kerap dipengaruhi persepsinya terhadap profesi tersebut, jadi jangan heran bila selalu berubah-ubah. Satu waktu bilang ingin jadi dokter, lain kali ngebet ingin jadi astronot misalnya. (more…)
Tags: awal, bisa, cita, dapat, harapan, jelas, karena, keren, kontes, lingkungan, makna, musisi, pelukis, penyakit, penyanyi, profesi, sangat, sinetron, tokoh, usia
Posted in Keluarga | No Comments »
Saturday, July 25th, 2009
PEMBERIAN uang saku yang tepat dan bijak dapat melatih kemandirian anak. Untuk itu, bijaklah memberi uang jajan untuk si kecil. Berilah uang saku sesuai kebutuhan dan jangan berlebihan.
Libur ajaran baru telah usai, anak-anak kembali masuk sekolah. Mungkin banyak juga di antara Anda para orangtua yang si buah hatinya baru mulai masuk SD? Nah, inilah saatnya melatih anak belajar mandiri, salah satunya melalui pemberian uang saku.
Ketika masih duduk di bangku TK atau playgroup, si kecil biasanya masih minta ditunggui, jadi ibu tidak khawatir akan kondisi buah hatinya di sekolah. Namun, saat memasuki SD tentunya ibu tidak mungkin menungguinya terus-menerus kan? Saat itulah ibu bisa mempertimbangkan perlunya pemberian uang saku agar anak terpenuhi kebutuhannya selama proses belajar-mengajar di sekolah yang rata-rata berlangsung selama 6-7 jam.
Anak yang baru mulai masuk di kelas 1 SD biasanya masih terbawa kebiasaan sewaktu di TK. Misalnya dalam hal bekal makanan dan minuman masih dibawakan ibunya dari rumah sehingga ibu belum merasa perlu memberinya uang saku.
“Kalau di sekolah anak saya kebetulan sama sekali tidak ada kantin atau pedagang makanan. Konsumsi anak-anak sudah tersedia dari katering sekolah. Jadi, orangtua tidak perlu repot menyiapkan bekal atau memberi uang saku,” ungkap Priscilla, seorang ibu asal Bogor yang memiliki putra yang baru masuk kelas 1 SD bulan ini.
(more…)
Tags: agar, antara, asal, bekal, bisa, bogor, hanya, kalau, kantin sekolah, katering, keamanan, makanan dan minuman, perhatian, putra, rumah, saja, selama, terus, uang saku
Posted in Keluarga | No Comments »
Thursday, July 23rd, 2009
Cinta atau kasih sayang pada orang terkasih tak cuma bisa diungkapkan lewat kata-kata. Sentuhan, pelukan, atau genggaman merupakan contoh komunikasi nonverbal yang punya kekuatan dan arti yang lebih besar dari sebaris kata-kata.
Menurut psikolog Ratih Ibrahim, komunikasi nonverbal sesungguhnya adalah ekspresi jujur yang bisa dirasakan oleh orang lain secara langsung dan begitu dekat. “Kehangatan dan keakraban bisa kita rasakan melalui skin to skin contact dengan orang yang kita sayangi,” ujarnya. Dan bila Anda merasa kurang percaya diri untuk melakukan sentuhan kulit pada orang yang dikasihi, mungkin itu karena Anda kurang yakin memiliki kulit tubuh yang sehat. (more…)
Tags: andien, bisa, butuh kehangatan, dewi sandra, donna agnesia, duta, jujur, kulit, nicholas saputra, paramitha, percaya diri, psikolog, rabu, rahasia, ratih, sebaris, sehat, skin to skin, wanda hamidah, yakin
Posted in Cantik & Bugar | No Comments »
Sunday, July 19th, 2009
BRUSSELS — Uni Eropa telah mencabut larangan terbang bagi 4 maskapai penerbangan Indonesia, termasuk maskapai nasional Garuda. Pencabutan larangan yang didasarkan pada perbaikan standar keselamatan terbang secara signifikan itu memungkinkan 4 maskapai Indonesia untuk melayani kembali jasa penerbangan ke benua Eropa.
Uni Eropa sempat mencantumkan semua maskapai Indonesia ke dalam daftar hitam internasional dari maskapai yang dilarang terbang setelah berlangsung serangkaian kecelakaan pesawat pada 2007. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Uni Eropa menunjukkan bahwa Garuda yang akan melanjutkan penerbangannya ke Eropa pada 2010 dan 3 maskapai Indonesia lainnya—Mandala, Premiair, dan Airfast—telah dicabut dari daftar itu, Selasa (14/7).
“Kami tidak bisa berkompromi dengan keamanan penerbangan,” kata Wakil Presiden Komisi Uni Eropa Antonio Tajani. “Maskapai yang tidak aman seharusnya dilarang terbang di luar wilayah negaranya,” ujarnya.
“Masyarakat memiliki hak untuk terbang secara aman ke mana pun di dunia ini. Penting artinya bagi masyarakat internasional untuk memikirkan ulang kebijakan keamanan penerbangan,” tambahnya.
Di Jakarta, Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal menyatakan akan berusaha mencapai kesepakatan penerbangan komprehensif antara Indonesia dan 27 negara anggota Uni Eropa. Ini karena belum semua maskapai di Indonesia dicabut dari daftar hitam larangan terbang di Eropa. Maskapai negara lain yang belum dicabut larangan terbangnya oleh Eropa di antaranya adalah dari Sierra Leone, Swaziland, dan Republik Demokratik Kongo.
Tags: airfast, akan, antara, antara indonesia, bisa, daftar, dilarang, djamal, garuda, jasa penerbangan, keamanan, kecelakaan pesawat, lainnya, mandala, menteri perhubungan, penerbangan indonesia, premiair, sierra leone, uni eropa
Posted in Ekonomi | No Comments »