Posts Tagged ‘bekal’

Pentingnya Stimulasi untuk Pertumbuhan Anak

Sunday, July 26th, 2009
Pentingnya Stimulasi untuk Pertumbuhan Anak

UNTUK membuat buah hati Anda anak yang cerdas dan sehat, butuh perawatan yang berkualitas. Selain nutrisi terbaik, anak juga perlu mendapat stimulasi sejak dini.

Melihat si kecil tumbuh sehat, kuat, dan cerdas tentu menjadi dambaan setiap orangtua. Semua itu bisa didapatkan dengan memberikan yang terbaik sejak dini. Sebaiknya para orangtua sudah melakukan berbagai upaya dan investasi dilakukan sejak awal kehamilan demi kelancaran tumbuh kembang si kecil nantinya.

Tidak dapat dimungkiri bahwa orangtua, khususnya ibu, memegang peranan paling dasar dan penting dalam perkembangan setiap anak. Nutrisi terbaik sudah tentu menjadi hal paling mendasar bagi si kecil. Lainnya, anak perlu diberikan stimulasi yang tepat untuk berkembang sesuai dengan keinginan orangtua.

Psikolog anak, Dr Rose Mini AP Mpsi, mengatakan bahwa IQ seorang anak dipengaruhi dua faktor, yaitu nature (genetik) dan nurture (stimulasi) seperti bermain, musik, bahasa, dan lainnya.
(more…)

Sekolah Lagi, Uang Jajan Lagi

Saturday, July 25th, 2009
Sekolah Lagi, Uang Jajan Lagi

PEMBERIAN uang saku yang tepat dan bijak dapat melatih kemandirian anak. Untuk itu, bijaklah memberi uang jajan untuk si kecil. Berilah uang saku sesuai kebutuhan dan jangan berlebihan.

Libur ajaran baru telah usai, anak-anak kembali masuk sekolah. Mungkin banyak juga di antara Anda para orangtua yang si buah hatinya baru mulai masuk SD? Nah, inilah saatnya melatih anak belajar mandiri, salah satunya melalui pemberian uang saku.

Ketika masih duduk di bangku TK atau playgroup, si kecil biasanya masih minta ditunggui, jadi ibu tidak khawatir akan kondisi buah hatinya di sekolah. Namun, saat memasuki SD tentunya ibu tidak mungkin menungguinya terus-menerus kan? Saat itulah ibu bisa mempertimbangkan perlunya pemberian uang saku agar anak terpenuhi kebutuhannya selama proses belajar-mengajar di sekolah yang rata-rata berlangsung selama 6-7 jam.

Anak yang baru mulai masuk di kelas 1 SD biasanya masih terbawa kebiasaan sewaktu di TK. Misalnya dalam hal bekal makanan dan minuman masih dibawakan ibunya dari rumah sehingga ibu belum merasa perlu memberinya uang saku.

“Kalau di sekolah anak saya kebetulan sama sekali tidak ada kantin atau pedagang makanan. Konsumsi anak-anak sudah tersedia dari katering sekolah. Jadi, orangtua tidak perlu repot menyiapkan bekal atau memberi uang saku,” ungkap Priscilla, seorang ibu asal Bogor yang memiliki putra yang baru masuk kelas 1 SD bulan ini.
(more…)