Archive for the ‘Keluarga’ Category

Polusi Udara Pengaruhi IQ Anak

Sunday, July 26th, 2009
Polusi Udara Pengaruhi IQ Anak

POLUSI udara tak hanya memicu munculnya berbagai penyakit pernapasan. Udara yang tercemar ternyata juga memengaruhi tingkat kecerdasan atau intelligence quotient (IQ) seseorang.

Sebuah penelitian Columbia Centre for Children’s Environmental Health mendapati bahwa polusi udara erat kaitannya dengan IQ seorang anak.

Dalam penelitian tersebut diungkapkan bahwa ibu hamil yang banyak menghirup udara kotor berisiko melahirkan anak dengan IQ yang rendah. Penelitian dilakukan dengan responden 249 anak yang semasa hamil ibunya tinggal di kota New York. Pada bulan-bulan terakhir kehamilannya, para ibu hamil itu mengenakan tas monitor kualitas udara.
(more…)

Pentingnya Stimulasi untuk Pertumbuhan Anak

Sunday, July 26th, 2009
Pentingnya Stimulasi untuk Pertumbuhan Anak

UNTUK membuat buah hati Anda anak yang cerdas dan sehat, butuh perawatan yang berkualitas. Selain nutrisi terbaik, anak juga perlu mendapat stimulasi sejak dini.

Melihat si kecil tumbuh sehat, kuat, dan cerdas tentu menjadi dambaan setiap orangtua. Semua itu bisa didapatkan dengan memberikan yang terbaik sejak dini. Sebaiknya para orangtua sudah melakukan berbagai upaya dan investasi dilakukan sejak awal kehamilan demi kelancaran tumbuh kembang si kecil nantinya.

Tidak dapat dimungkiri bahwa orangtua, khususnya ibu, memegang peranan paling dasar dan penting dalam perkembangan setiap anak. Nutrisi terbaik sudah tentu menjadi hal paling mendasar bagi si kecil. Lainnya, anak perlu diberikan stimulasi yang tepat untuk berkembang sesuai dengan keinginan orangtua.

Psikolog anak, Dr Rose Mini AP Mpsi, mengatakan bahwa IQ seorang anak dipengaruhi dua faktor, yaitu nature (genetik) dan nurture (stimulasi) seperti bermain, musik, bahasa, dan lainnya.
(more…)

Butuh Kreativitas Orangtua

Sunday, July 26th, 2009
Butuh Kreativitas Orangtua

UNTUK mencerdaskan anak, berbagai cara dilakukan orangtua. Salah satunya adalah memasukkan mereka ke sekolah (preshool) sejak masih balita.

Namun, ternyata hal tersebut tidak perlu dilakukan karena orangtua bisa mengasuh dan tetap bisa mencerdaskan anak walaupun di rumah. Untuk ibu yang mendidik anaknya di rumah, dapat menggunakan cara-cara kreatif yang menstimulasi si anak.

“Cari alat stimulasi yang mudah. Misalnya menstimulasi bunyi-bunyian dari peralatan kaca, atau menggunakan jari-jari tangan untuk berkomunikasi dengan cara unik, lucu, dan menarik bagi anak,” tutur psikolog anak, Dr Rose Mini AP Mpsi.

Dia juga menuturkan bahwa pada dasarnya bagi anak-anak, bermain merupakan suatu kegiatan yang disenangi anak tanpa adanya keterpaksaan, dan merupakan cara belajar yang paling alami serta dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak.
(more…)

Sudahkah Anak Anda Punya Cita-Cita?

Sunday, July 26th, 2009
Sudahkah Anak Anda Punya Cita-Cita?

SETIAP orang berhak punya cita-cita yang mencerminkan keinginan, harapan, dan perwujudan prinsip. Walau kerap berubah, biarkan anak Anda memiliki cita-cita. Seperti apa cita-citanya? Menjadi dokter, guru, polisi, insinyur.

Demikian jawaban standar yang kerap dilontarkan ketika anak ditanyai tentang cita-citanya. Umumnya anak-anak usia TK dan awal SD belum paham betul makna cita-citanya. Ada yang sekadar ikut-ikutan temannya, ingin seperti orangtuanya, atau karena kagum pada tokoh atau figur profesi tertentu.

Sebagai contoh, anak yang ingin menjadi musisi atau pelukis mungkin dikarenakan orangtuanya juga seorang musisi atau pelukis; anak yang bercita-cita menjadi guru atau dokter karena menganggap guru itu pintar dan dokter itu bisa menyembuhkan penyakit; atau anak yang ingin menjadi polisi atau insinyur sebab menurutnya polisi itu gagah, sedangkan insinyur bisa membangun gedung-gedung tinggi.

Ya, cita-cita anak kerap dipengaruhi persepsinya terhadap profesi tersebut, jadi jangan heran bila selalu berubah-ubah. Satu waktu bilang ingin jadi dokter, lain kali ngebet ingin jadi astronot misalnya. (more…)

Dampak Positif Internet bagi si Kecil

Sunday, July 26th, 2009
Dampak Positif Internet bagi si Kecil

INTERNET tak selamanya berdampak buruk bagi anak. Dengan batasan-batasan tertentu, internet akan membuat anak memiliki wawasan yang lebih luas.

Bermain game dan surving di dunia maya sudah menjadi kegiatan Ivander Alexius, 13, setiap hari setibanya dari sekolah. Dimulai pukul 2 siang sampai pukul 4 sore, Ivan sibuk sendiri. Bagi Ivan, internet sudah menjadi kesehariannya saat ini. “Aku suka main game depan komputer, kadang aku juga buka-buka Facebook yang sudah kupunya dari aku lulus SD kemarin,” papar anak yang baru saja memasuki kelas 1 SMP ini.

Internet bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi setiap orang. Hampir setiap saat, komunikasi tersambung dengan internet terutama mereka yang sudah bekerja. Bahkan pada zaman sekarang ini, anak-anak pun lihai bermain internet. Dalam suatu hasil riset terbaru dari Symantec, perusahaan keamanan jaringan dan antivirus Norton, menunjukkan bahwa orangtua ratarata menghabiskan waktu 89 jam dalam sebulan di internet. Sementara anak-anak juga sangat tinggi tidak kurang dari 39 jam sebulan.
(more…)