Archive for the ‘Fiskal & Moneter’ Category

Selama 2009, Cukai Palsu Rugikan Negara Rp120 M

Friday, January 15th, 2010
Selama 2009, Cukai Palsu Rugikan Negara Rp120 M

DENPASAR – Kasus pemalsuan pita cukai selama 2009 telah merugikan negara sebesar Rp120 miliar. Pemalsuan itu lebih banyak disumbangkan oleh industri rokok.

“Industri rokok di Indonesia mencapai sekira 3.800 pabrik alias terbanyak di dunia. Sedangkan jumlah aparat kita sangat terbatas,” kata Direktur Cukai Kantor Direktorat Bea Cukai Frans Rupang usai membuka sosialisasi pendeteksian pita cukai di Kantor Bea Cukai Bali-Nusa Tenggara, Jalan Airport Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (14/1/2010).
(more…)

Stimulus Infrastruktur Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

Friday, January 15th, 2010
Stimulus Infrastruktur Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

JAKARTA – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatat jumlah penyerapan tenaga kerja seiring penyerapan stimulus infrastruktur tahun lalu mencapai 1,1 juta orang. Jumlah ini sedikit di bawah proyeksi Bappenas sebesar 1,3 juta pekerja.

Plt Deputi bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Bappenas Dedy Maskur Riady mengatakan, jumlah penyerapan tenaga kerja sebenarnya bisa melebihi 1,1 juta orang jika dihitung secara bulanan atau harian, bukan diakumulasi pada akhir tahun.
(more…)

Union Bank Incar Bank Indonesia

Friday, January 15th, 2010
Union Bank Incar Bank Indonesia

JAKARTA – Satu lagi bank asing yang ingin masuk ke industri perbankan Indonesia, yaitu Union Bank. Bank milik Pemerintah India ini mengaku tengah membidik tiga hingga empat bank berskala menengah-kecil di Indonesia.

“Kami sudah berbicara dengan bank-bank yang berpotensi proses akuisisi ini. Namun, pembicaraan tersebut masih dalam tahap awal dan sampai saat ini belum mencapai tahap finalisasi,” ujar manajemen Union Bank, seperti dikutip dari The Economic Times.
(more…)

Indonesia Tak Berminat Obligasi Jangka Panjang

Friday, January 15th, 2010
Indonesia Tak Berminat Obligasi Jangka Panjang

JAKARTA – Pemerintah tidak tertarik menerbitkan obligasi dengan masa jatuh tempo 30 tahun karena investor meminta imbal hasil yang terlalu tinggi. Atas dasar itu, Kementerian Keuangan membatalkan rencana penerbitan obligasi berdenominasi dollar AS bertenor 30 tahun pada 13 Januari 2010 dan memilih hanya menerbitkan satu seri saja, yakni yang bertenor 10 tahun.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Kamis (14/1).
(more…)

BI Harus Batasi Kegiatan Bank Asing

Friday, January 15th, 2010
BI Harus Batasi Kegiatan Bank Asing

JAKARTA – Bank Indonesia hendaknya tidak lagi memaksakan opsi merger dalam mendorong konsolidasi perbankan. Di sisi lain, Bank Indonesia juga harus membatasi kegiatan bank yang dimiliki asing agar bank yang dibeli asing tidak bertambah banyak.

Pengamat perbankan, Eko B Supriyanto, di Jakarta, Kamis (14/1), menjelaskan, merger sebaiknya diserahkan kepada mekanisme pasar.
(more…)