<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekarang Saja &#187; Analisis</title>
	<atom:link href="http://www.sekarangsaja.com/category/bisnis-keuangan/analisis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sekarangsaja.com</link>
	<description>kapan lagi? SekarangSaja.com</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 May 2010 23:00:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>FTA China-ASEAN, Siapa Rajin Garap PR</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/fta-china-asean-siapa-rajin-garap-pr.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/fta-china-asean-siapa-rajin-garap-pr.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:37:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[asean free trade area]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi china]]></category>
		<category><![CDATA[negara asean]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi perdagangan dunia]]></category>
		<category><![CDATA[uni eropa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Dalam satu kelas, biasanya ada murid yang mengerjakan tugas dengan baik dan ada pula yang setengah-setengah, atau bahkan tidak mengerjakan pekerjaan rumah sama sekali. Konteks ini tidak hanya berlaku di kelas sempit, tetapi juga dalam konteks ”ruang kelas” yang lebih besar. Mulai 1 Januari 2010, kawasan perdagangan bebas antara China dan ASEAN (free trade area/FTA) [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/fta-china-asean-siapa-rajin-garap-pr.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlu Terobosan Atasi Krisis Listrik</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/perlu-terobosan-atasi-krisis-listrik.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/perlu-terobosan-atasi-krisis-listrik.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:27:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[departemen energi dan sumber daya mineral]]></category>
		<category><![CDATA[krisis listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mesin pembangkit]]></category>
		<category><![CDATA[pemadaman listrik]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga listrik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Krisis kelistrikan yang terjadi tahun 2009 ibarat ”bom waktu” yang sudah diramalkan banyak pihak bakal meledak. Pengelolaan sistem kelistrikan selama ini belum cukup untuk mengatasi masalah kelistrikan yang berlangsung sejak lama hingga akhirnya ”bom waktu” itu meledak dan berdampak luas. Pemadaman listrik secara bergilir terjadi di berbagai tempat di Tanah Air. Bahkan, sebagian wilayah Ibu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/perlu-terobosan-atasi-krisis-listrik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ancaman Baru Mengintai</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/ancaman-baru-mengintai.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/ancaman-baru-mengintai.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:07:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[bank dunia]]></category>
		<category><![CDATA[dana moneter internasional imf]]></category>
		<category><![CDATA[ekonom]]></category>
		<category><![CDATA[harga minyak]]></category>
		<category><![CDATA[moneter]]></category>
		<category><![CDATA[nouriel roubini]]></category>
		<category><![CDATA[unjustified optimism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Belum lagi perekonomian global yang tahun lalu terpuruk dihajar krisis kembali berdiri kokoh, ancaman baru sudah mengintai. Salah satunya dari harga minyak mentah dunia yang setahun terakhir naik hampir dua kali lipat dan diprediksikan bakal terus menguat dengan pulihnya permintaan dan ekonomi dunia. Banyak kalangan, mulai dari ekonom, analis minyak, hingga lembaga seperti Bank Dunia [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/ancaman-baru-mengintai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APBN, Menuju Titik Pemulihan</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/apbn-menuju-titik-pemulihan.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/apbn-menuju-titik-pemulihan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:03:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[apbn]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan negara]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[stimulus]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2009 sudah dilalui. Tahun yang dinilai sebagai tahun berat bagi pengelola keuangan negara ini ditandai dengan berbagai tekanan. Tekanan ini yang kemudian memunculkan berbagai kreasi baru alternatif pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan APBN. Untuk mengantisipasi memburuknya krisis ekonomi global, APBN 2009 sempat dirombak sejak awal tahun. Salah satu penyebabnya adalah adanya tambahan stimulus fiskal [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/apbn-menuju-titik-pemulihan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berperang Tanpa Amunisi yang Memadai</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/berperang-tanpa-amunisi-yang-memadai.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/berperang-tanpa-amunisi-yang-memadai.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 07:57:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jasa]]></category>
		<category><![CDATA[pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kerja indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Niat pemerintah jelas, menggelar ”perang” menekan angka pengangguran terbuka yang sudah 8,96 juta orang per Agustus 2009. Angka yang mencengangkan karena mencapai 8,14 persen dari total angkatan 113,83 juta orang. Padahal, rata-rata pertambahan angkatan kerja 2,32 juta orang (Agustus 2008 ke Agustus 2009). Sebuah bom waktu dengan kekuatan dahsyat yang harus segera bisa dijinakkan. Agar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2010/01/berperang-tanpa-amunisi-yang-memadai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menanti di Kolong Jembatan&#8230;</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/menanti-di-kolong-jembatan-2.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/menanti-di-kolong-jembatan-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 19:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[al kandarah]]></category>
		<category><![CDATA[amman jordania]]></category>
		<category><![CDATA[arab saudi]]></category>
		<category><![CDATA[buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[devisa]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia kini]]></category>
		<category><![CDATA[masalah tenaga kerja]]></category>
		<category><![CDATA[migrant care]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kerja indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[visa umrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Kisah pedih tenaga kerja Indonesia seakan tak pernah habis. Setelah berbagai kasus yang terungkap di Malaysia, kini masalah tenaga kerja Indonesia di Timur Tengah pun mencuat. Anggota DPR mengklaim ada 15.000 orang hidup berdesakan di perwakilan tetap RI. Mereka menanti pemulangan. Persoalan semakin pelik saat Migrant CARE, organisasi nonpemerintah yang aktif membela hak buruh migran [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/menanti-di-kolong-jembatan-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaplingan Laut Perlukah?</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/pengaplingan-laut-perlukah.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/pengaplingan-laut-perlukah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 19:22:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kelautan dan perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[kluster]]></category>
		<category><![CDATA[pantai]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan tangkap]]></category>
		<category><![CDATA[wisata bahari]]></category>
		<category><![CDATA[zona ekonomi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Dunia perikanan Indonesia kini dikejutkan dengan rencana pemerintah untuk menerapkan kluster perikanan tangkap mulai tahun 2011. Kluster yang membagi perairan dalam kapling-kapling itu diserahkan kepada swasta atau konsorsium pelaku usaha guna dimanfaatkan dan dikelola. Payung hukum penerapan kluster perikanan tangkap diwadahi dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5 Tahun 2008 tentang Usaha Perikanan Tangkap. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/pengaplingan-laut-perlukah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menanti di Kolong Jembatan&#8230;</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/menanti-di-kolong-jembatan.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/menanti-di-kolong-jembatan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 19:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<category><![CDATA[pt jasa marga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Faktanya kini, baru 600-an kilometer jalan tol terbangun dari rencana pemerintah membangun 1.600 km jalan tol. Ambisi pemerintah membangun jaringan Tol Trans-Jawa dari Jakarta ke Surabaya juga gagal diwujudkan tahun 2009/2010. Industri jalan tol Indonesia memang sedang terpuruk. Bagaimana caranya bangkit dari kematian? Sungguh memprihatinkan, menyaksikan perkembangan jalan tol di Indonesia. Pembangunannya sungguh lamban, bahkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/menanti-di-kolong-jembatan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Tolak Kenaikan Tarif Tol&#8230;</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/jangan-tolak-kenaikan-tarif-tol.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/jangan-tolak-kenaikan-tarif-tol.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 19:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan tarif jalan tol]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[minim]]></category>
		<category><![CDATA[patroli]]></category>
		<category><![CDATA[pt jasa marga]]></category>
		<category><![CDATA[tarif jalan tol]]></category>
		<category><![CDATA[tbk]]></category>
		<category><![CDATA[undang undang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Hingga akhir tahun ini, baru akan dibangun 641 kilometer jalan tol dari rencana 1.600 kilometer. Tol Trans-Jawa juga gagal diwujudkan tahun 2009/2010 sebab lahan belum bebas sehingga konstruksi belum berdiri. Salah satu cara ”menyelamatkan” industri tol adalah pemerintah harus segera menaikkan tarif tol. Menurut Undang-Undang Jalan Nomor 38 Tahun 2004, ”&#8230; penyesuaian tarif tol tiap [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/jangan-tolak-kenaikan-tarif-tol.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merebut Peluang Pasar Global</title>
		<link>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/merebut-peluang-pasar-global.html</link>
		<comments>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/merebut-peluang-pasar-global.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 19:10:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ega</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya tanaman hias]]></category>
		<category><![CDATA[departemen pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[hortikultura]]></category>
		<category><![CDATA[jenis tanaman hias]]></category>
		<category><![CDATA[leather leaf]]></category>
		<category><![CDATA[pasar belanda]]></category>
		<category><![CDATA[plasma nutfah]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya alam]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman hias indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sekarangsaja.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Mampukah Indonesia memanfaatkan peluang pasar tanaman hias di pasar dunia yang saat ini sedang tumbuh pesat? Pertanyaan ini penting diajukan mengingat dari total nilai transaksi perdagangan tanaman hias dunia sekitar 90 miliar dollar AS, Indonesia baru memetik 0,02 persennya. Sementara Kolombia bisa meraup devisa dari ekspor tanaman hias sebesar 1 miliar dollar AS, nilai perolehan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sekarangsaja.com/2009/09/merebut-peluang-pasar-global.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

