Archive for the ‘Analisis’ Category

FTA China-ASEAN, Siapa Rajin Garap PR

Monday, January 4th, 2010
FTA China-ASEAN, Siapa Rajin Garap PR

Dalam satu kelas, biasanya ada murid yang mengerjakan tugas dengan baik dan ada pula yang setengah-setengah, atau bahkan tidak mengerjakan pekerjaan rumah sama sekali. Konteks ini tidak hanya berlaku di kelas sempit, tetapi juga dalam konteks ”ruang kelas” yang lebih besar.

Mulai 1 Januari 2010, kawasan perdagangan bebas antara China dan ASEAN (free trade area/FTA) mulai berlaku. FTA akan melibatkan enam negara ASEAN, yaitu Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Pada tahap kedua tahun 2015, FTA melibatkan anggota lain, yaitu Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.
(more…)

Perlu Terobosan Atasi Krisis Listrik

Monday, January 4th, 2010
Perlu Terobosan Atasi Krisis Listrik

Krisis kelistrikan yang terjadi tahun 2009 ibarat ”bom waktu” yang sudah diramalkan banyak pihak bakal meledak. Pengelolaan sistem kelistrikan selama ini belum cukup untuk mengatasi masalah kelistrikan yang berlangsung sejak lama hingga akhirnya ”bom waktu” itu meledak dan berdampak luas.

Pemadaman listrik secara bergilir terjadi di berbagai tempat di Tanah Air. Bahkan, sebagian wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya yang selama ini terang-benderang, didukung infrastruktur memadai, dan pasokan listrik berlimpah, ikut-ikutan gelap gulita gara-gara listrik padam. Ini bukan hanya terjadi satu-dua malam, tetapi berlangsung selama berbulan-bulan.
(more…)

Ancaman Baru Mengintai

Monday, January 4th, 2010
Ancaman Baru Mengintai

Belum lagi perekonomian global yang tahun lalu terpuruk dihajar krisis kembali berdiri kokoh, ancaman baru sudah mengintai. Salah satunya dari harga minyak mentah dunia yang setahun terakhir naik hampir dua kali lipat dan diprediksikan bakal terus menguat dengan pulihnya permintaan dan ekonomi dunia.

Banyak kalangan, mulai dari ekonom, analis minyak, hingga lembaga seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), mengingatkan kemungkinan terlalu cepat naiknya harga minyak menjadi ancaman bagi proses pemulihan ekonomi global yang masih rapuh.
(more…)

APBN, Menuju Titik Pemulihan

Monday, January 4th, 2010
APBN, Menuju Titik Pemulihan

Tahun 2009 sudah dilalui. Tahun yang dinilai sebagai tahun berat bagi pengelola keuangan negara ini ditandai dengan berbagai tekanan. Tekanan ini yang kemudian memunculkan berbagai kreasi baru alternatif pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan APBN. Untuk mengantisipasi memburuknya krisis ekonomi global, APBN 2009 sempat dirombak sejak awal tahun. Salah satu penyebabnya adalah adanya tambahan stimulus fiskal sebesar Rp 12,5 triliun menjadi Rp 71,3 triliun untuk menekan daya rusak krisis ekonomi tersebut.
(more…)

Berperang Tanpa Amunisi yang Memadai

Monday, January 4th, 2010
Berperang Tanpa Amunisi yang Memadai

Niat pemerintah jelas, menggelar ”perang” menekan angka pengangguran terbuka yang sudah 8,96 juta orang per Agustus 2009. Angka yang mencengangkan karena mencapai 8,14 persen dari total angkatan 113,83 juta orang. Padahal, rata-rata pertambahan angkatan kerja 2,32 juta orang (Agustus 2008 ke Agustus 2009). Sebuah bom waktu dengan kekuatan dahsyat yang harus segera bisa dijinakkan.

Agar ”perang” ini sukses, tidak bisa lain harus ada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Ini senjata pamungkas. Pertumbuhan ekonomi yang didorong investasi dan ekspor. Pertumbuhan ekonomi dari sektor jasa dan konsumsi tidak banyak kualitas diukur dari daya serap tenaga kerja.
(more…)