Gerobak-gerobak penjual minuman, baik yang mengusung merek-merek minuman terkenal maupun yang menawarkan merek-merek baru, kian bertebaran di seluruh penjuru kota. Tentu Anda semakin gampang menemukan gerobak yang menawarkan teh sedu bermerek tertentu atau beragam aneka kopi.
Memang, umumnya, setiap gerobak hanya mengusung minuman tertentu. Ada yang khusus menyajikan kopi, teh, jus, atau es krim. Padahal, tidak semua orang suka kopi, teh, jus, atau es krim. Itu berarti, pembeli potensial mereka terbatas.
Nah, dari sisi konsumen, terbayang juga, kan, betapa repot bila dalam waktu bersamaan si anak menginginkan es krim, sementara ibu berhasrat menyeruput secangkir teh hangat manis, dan sang bapak ingin menghirup wangi aroma kopi panas? Peluang inilah yang ditangkap oleh Revo Indonesia sehingga perusahaan ini membuka gerai minuman dengan tiga menu sekaligus: kopi, teh, dan es krim. “Pasar lebih luas ketimbang gerai yang menjajakan minuman sendiri-sendiri,” kata Hendra, pemilik Revo.
Memulai usaha sejak Desember 2008, usaha yang dirintis Hendra membidik pasar kelas menengah dan bawah yang menurut dia menyimpan potensi lebih lebar. Maka itu, harga minuman Revo terbilang murah, Rp 2.500 sampai maksimal Rp 6.000 per cup.
Dengan mematok harga ini, Hendra mengaku usahanya bisa berkembang cepat. Hanya butuh waktu kurang dari setahun, gerainya bertambah menjadi 125 unit dan tersebar di seluruh Jabodetabek.
Pertumbuhan gerai minuman Revo yang cepat lantaran sejak Mei 2009 Hendra menawarkan program kemitraan. “Kini sudah ada 65 calon investor yang masuk daftar tunggu,” ujar dia, dengan nada-nada promosi.
