Stop AIDS with Music

Stop AIDS with Music

JAKARTA – Yayasan AIDS Indonesia menggelar kompetisi cipta lagu yang melibatkan kelompok band anak-anak muda di Plaza Kalibata, Sabtu (24/10).

Acara yang mengangkat tema Stop AIDS with The Music ini merupakan bagian dari rangkaian kompetisi yang digelar dari 7 Oktober hingga 14 November mendatang di empat pusat perbelanjaan besar, seperti Pulo Gadung Trade Center, Supermal Karawaci dan Depok Town Square.

Koordinator acara Bernhard AW mengatakan konsep acara yang baru dimulai tahun ini memang ditujukan pada generasi muda yang tergabung dalam kelompok-kelompok band. Pasalnya, kalangan ini kerap mendapat stigma negatif sebagai maniak narkotika dan maniak seks yang rentan tertular virus HIV/AIDS.

“Anak band itu stigmanya macem-macem. Tapi kalau kita mau peduli, mereka pasti mau jadi media kok untuk memerangi HIV/AIDS,” ujar Bernhard yang ditemui di sela-sela acara. Lagipula, menurut Bernhard, musik merupakan media yang cukup efektif untuk menyampaikan suatu pesan atau kampanye. Apalagi dengan komunitas band yang sering digunakan sebagai representasi kebebasan anak-anak zaman sekarang.

Menariknya pula, setiap band diminta menciptakan lagu yang sesuai dengan tema kampanye ini. Lagu-lagu dibawakan pada tahap penyisihan hingga grand final nanti.

Pada tahap penyisihan ini, di tiap mal akan ada tiga kelompok band yang akan bertarung untuk dapat tampil di grand final yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari AIDS Sedunia 1 Desember mendatang. Pemenangnya akan banyak dilibatkan dalam kampanye anti HIV/AIDS yang disponsori Yayasan AIDS Indonesia.

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply